Apa Perbedaan Pinjam Uang Online dan Bank?

Pinjam Uang Online dan Bank

Banyak cara dapat dilakukan untuk mendapatkan dana tambahan, dapat dilakukan melalui pinjam ke bank, sampai pinjam online melalui fintech. Apa saja kah perbedaanya? Pertanyaan berikut masih sering sekali ditanyakan oleh masyarakat, terutama yang ingin mengajukan kredit. Adanya pertanyaan berikut adalah karena masyarakat memang belum mengetahui kekurangan dan kelebihan masign-masing dari layanannya.  Beberapa orang memilih untuk meminjam melewati proses online karena proses yang mudah dan tidak memakan waktu yang lama. Tetapi ada juga yang tetap meminjam dibank karena aman dan nyaman. Lalu yang manakah lebih menguntungkan?

Semenjak fintech hadir beberapa tahun belakangan cukup diberi tanggapan bagus bagi masyarakat. Ini karena fintech memberi sarana pinjaman yang baru kepada nasabahnya. Semakin banyak jumlah fintech landing juga mengundang lebih banyak penggunanya. Tetapi apa benar pinjaman fintech lebih baik jika dibandingkan dengan bank konvensional? Simak perbedaan berikut untuk jawabannya.

Proses pengajuan dan persyaratannya
Persyaratan dan dokumen yang diperlukan agar dapat meminjam uang di bank konvensional dapat dikatakan banyak. Dokumen yang perlu dilengkapi berupa KTP, rekening tabungan, slip gaji, kartu kredit sampai laporan keuangan bisnis.

Prosesnya pun tergolong ribet dan memerlukan waktu yang lama, dimulai dari mengumpukan berkas yang kemduian di verifikasi, dan survei sampai kantor dan rumah. Pengajuan dapat disetujui setelah kurang lebih dua minggu.

Pada jasa pinjaman online, prosesnya sangat cepat dan mudah,karena pengajiuan dilakukan secara online. Anda tidak perlu memberikan banyak dokumen dan melewati proses survei karena semua prosesnya dilakukan dengan sistem yang canggih. Proses persetujuannya biasanya hanya memerlukan waktu sehari saja. 

Waktu pencairan dana
Pengajuan di bank memerlukan waktu proses yang lama agar persetujuannya di proses, juga termasuk proses dari pencarian dana. Kemungkinannya Anda juga tidak dapat melakukan pencarian walaupun sudah ada persetujuan karena adanya masalah pada skor kredit.

Pada pinjaman online, dana dapat cair dengan proses yang instan. Limit dapat cair sampai menjadi dana tunia dalam waktu beberapa menit.

Bunga dan tenor
Pinjaman di bank biasanya memberi bunga kurang dari 2 persen per bulan yang tergolong rendah. Sedangkan di pinjaman online bisa memberi bunga sampai 1 persen per hari. 

Bunga di fintech tentunya belum ada aturan resmi, sehingga pinjaman nakal yang asal memberikan bunga. Karena itu Anda harus memilih fintech lending yang baik dan memberikan bunga yang wajar. 

Mengecek skor kredit
Prosedur bank standar dan instansi adalah dengan proses analisis BI Checking. Ini justru dapat menyulitkan mereka yang tidak mempunyai riwayat kredit. Untuk terdaftar dalam BI checking, mereka harus mempunyai riwayat kredit sebelumnya.

Fintech tidak memerlukan BI checking kepada peminjamnya. Tetepi menggunakan cara yang berbeda dalam menilai skor kredit calon peminjamnya. Penilaian ini dilakukan dengan cara melihat jejak digital pengguna yang dilakukan melalui machine learning.  Jejak digital ini dapat mencerminkan aktivitas keuangan sehari-harian Anda.

Keamanan terjamin
Memang tidak perlu diragukan lagi keamananya, karena sudah pasti terdaftar di Otoritas Jasa keuangan (OJK). Untuk pinjaman online, tidak semua terdaftar secara resmi di OJK, jadi Anda harus memilih dengan teliti agar mendapatkan jasa yang aman.

Berikutlah perbedaan antara pinjaman online dan bank. Credy adalah jasa pinjaman online yang sudah dipercaya di luar negeri dan akan segera beroperasi di Indonesia. Karena masih mengurus perijinan, website Credy hanya dapat diakses jika Anda menginstall VPN terlebih dahulu. mari kunjungi website Credy sekarang!

Posting Komentar

 

Copyright © Hardan Sharing | Powered by Blogger | Template by 54BLOGGER | Fixed by Free Blogger Templates